Laman

ucapan

Jumat, Juni 14, 2013

Pengamanan berlapis pada peserta SBMPTN 2013



Panitia lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Padang akan memperketat pengawasan untuk mengantisipasi tejadinya praktik perjokian pada pelaksanaan ujian tulis 18-19 Juni 2013. (semoga untuk Nasional juga begitu coy....red)

"Setiap peserta akan dilakukan pemeriksaan identitas berlapis mulai dari tanda peserta UN SMA, kartu ujian SBMPTN, dan identitas terbaru," kata Humas Panitia Lokal SNMPTN Padang, Amril Amir di Padang.

Menurut dia, jika ada peserta SBMPTN yang tertangkap menggunakan joki, panitia akan memproses secara hukum karena hal tersebut merupakan tindak pidana.

"Saat ini panitia tengah memberikan pembekalan kepada pengawas agar pelaksanaan ujian berjalan baik dan mencegah terjadinya kemungkinan kecurangan serta praktik perjokian," kata dia.
Ia mengingatkan, jangan ada yang coba-coba menjadi joki karena pada tahun lalu Universitas Andalas telah mengeluarkan mahasiswa Fakultas Kedokteran yang tertangkap sebagai joki SBMPTN.

Rektor Universitas Negeri Padang Yanuar Kiram mengharapkan calon peserta SBMPTN serta para orang tua tidak mempercayai calo yang menjanjikan akan dapat membantu kelulusan.

"Jika ada pihak yang memberi iming-iming dapat membantu kelulusan, mengaku dekat dengan rektor atau panitia, dapat dipastikan hal itu adalah penipuan karena proses SBMPTN dilaksanakan secara transparan," kata dia.

Oleh sebab itu, kata dia, jika ada yang menemukan hal itu silakan dicatat identitasnya dan segera laporkan kepada panitia SBMPTN untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Ia menegaskan, tidak ada seorang pun yang dapat membantu kelulusan peserta SBMPTN karena sistemnya dilakukan secara "online" melalui proses komputerisasi yang transparan, dan kecil kemungkinan bisa melakukan hal itu.
"Bahkan pada proses yang dilaksanakan saat ini semua masyarakat dapat bersama-sama mengawasi dan memantau pelaksanaan dengan mengecek langsung melalui situs resmi www.sbmptn.or.id," kata dia.

Berdasarkan data, jumlah pendaftar SBMPTN 2013 bidang sains teknologi sebanyak 11.196 orang, sosial humaniora 15.224 orang dan campuran sebanyak 9.021 pendaftar dengan jumlah total 35.441 orang.

Minggu, Juni 09, 2013

Naskah soal kemampuan IPS SIMAK UI

Info SIMAK UI 2013


NoKeteranganSIMAK UI
1PenyelenggaraUniversitas Indonesia
2Pilihan PTNUniversitas Indonesia
3Web pendaftaranhttp://penerimaan.ui.ac.id
4Persyaratan Ijasah- Menerima ijasah SMA/SMK/MA/Sederajat lulus UN
- Paket C
- A Level
- IB Diploma
5Cara Mendaftar1. Mendaftar online
2. Membayar di Bank mitra UI
6Tanggal Pendaftaran6 Mei - 7 Juni 2013
7Program Pendidikan- Vokasi (D3)
- S1 Reguler
- S1 Paralel
- S1 Kelas Internasional
8Biaya Pendaftaran300.000 untuk 2 pilihan pertama, setiap tambahan piihan +50.000 per-prodi/jurusan

1.000.000 untuk pendaftar S1 Kelas Internasional
9Jumlah PilihanMaksimal 8 pilihan prodi/jurusan dengan ketentuan
- Vokasi max 3 pilihan
- S1 Reguler max 3 pilihan
- S1 Paralel max 3 pilihan

Pendaftar S1 Kelas Internasional hanya bisa pilih 1 prodi/jurusan
10Materi UjianVokasi/S1 Reguler/S1 Paralel
- Kemampuan Dasar terdiri dari Matematika Dasar, B.Indonesia, B.Inggris
- Kemampuan IPA terdiri dari Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi, IPA Terpadu
- Kemampuan IPS terdiri dari Ekonomi, Sejarah, Geografi, IPS Terpadu

Kelas Internasional
- Kemampuan IPA terdiri dari Maths for Natural Sciences, Biology, Physics, Chemistry, Integrated Natural Sciences
- Kemampuan IPS terdiri dari Basic Mathematics, Economy, Indonesia and the World A, Indonesia and the World B, Integrated Social sciences
11Tanggal Ujian1 hari Vokasi/S1 Reguler/S1 Paralel
30 Juni 2013

1 hari Kelas Internasional
23 Juni 2013
12Lokasi Ujian Jakarta Pusat
Jakarta Timur
Jakarta Selatan
Depok
Tangerang Selatan
Bekasi
Bogor
Serang
Bandung
Cirebon
Jogjakarta
Surabaya
Makasar
Balikpapan
Medan
Padang
Bukittinggi
Pekanbaru
Palembang


Download Naskah soal kemampuan IPS
dari tahun 2009 sd tahun 2012

Jumat, Juni 07, 2013

Penerimaan Mahasiswa Baru STAN 2013/2014


Seperti yang dilansir pada http://www.kemenkeu.go.id/ind/
STAN menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2013/2014

 

SEMOGA MANFAAT 
SALAM SUKSES MULIA SELALU BUATMU NAK.

Sabtu, Juni 01, 2013

Prestasi Kota/Kabupaten Jawatimur pada UN SMP 2013

Berikut 10 terbaik daerah (kabupaten/kota) di Jawa Timur sebagai penyelenggara UN SMP /MTs 2013 berdasarkan pencapaian nilai rata-rata UN SMP/MTs tertinggi:

1. Lamongan: 8,03
2. Bangkalan 8,01
3. Sumenep: 7,84
4. Pamekasan: 7,79
5. Gresik: 7,59
6. Sampang: 7,49
7. Lumajang, 7,18
8. Surabaya: 7,09
9. Sidoarjo 7,04
10. Kota Probolinggo: 6,94


Sedangkan Kota Malang Kota Malang: 6,37 dan Kabupaten Malang: 5,70.
Lha Peringkat Kota /Kabupaten Kediri pada UN SMP 2013
.....mana ea kok masuk Nda ea ?........(red.M4)



Untuk peraih Nilai UN SMP/MTs Nasional
Inilah para peraih nilai UN Tertinggi tingkat Nasional UN SMP/MTs 2013. 


1. Stella Angelina. Siswi SMP Kasih Karunia Provinsi DKI, Kota Jakarta Barat, nilainya 9.90
2. Petra Juliana Abigail dari SMP Tarakanita 4 DKI Jakarta, Jakarta Timur dengan nilai 9.90
3. Anak Agung Ayu Vira Sonia siswi SMPN 1 Denpasar dengan nilai 9.90.
4. Jessica Jane siswi SMP Kristen 1 BPK Penabur, Jakarta Pusat (9.89)
5. Shofia Qurrotu A’Yunin dari MTSN 1 Malang (9.85)
6. Cahaya Carla Bangsawan dari SMPN 2 Bandar Lampung (9.85)
7. Kirana Widiani Lestari dari SMPN 85 DKI, Jakarta Selatan (9.84)
8. Setiati Nur Chasanah dari SMPN 1 Magelang (9.84)
9. Maratus Solichan dari SMPN 1 Salaman, Magelang (9.84)
10. Farrell Gerard Adeovinson Rey dari SMP Masehi Temanggung, Jateng (9.84)
11. Juligo Al Faraby Saragih dari SMP Swasta Al-Muslimin Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut (9.84)
12. Biani Masita Himawan dari SMPN 1 Denpasar (9.84)

Jawa timur Peringkat ke-5 UN SMP 2013

SMPN 1 Surabaya menempati posisi ke 10 dalam daftar 10 besar sekolah peraih nilai Ujian Nasional (UN) murni tertinggi tingkat SMP. Nilai rata-rata yang diperoleh SMPN 1 Surabaya, 8,97.

Demikian dikatakan Harun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur dalam pengumuman hasil UN SMP/sederajat di Kantor Dikbud Jatim, Jalan Genteng Kali Surabaya, Jumat (31/5/2013) malam.

Di hadapan seratusan kepala dinas dan kepala SMP/Mts se-Jawa Timur, Harun mengumumkan ada dua SMP lain di Jatim yang menempati posisi 10 besar nasional nilai UN tertinggi.

"Di atas SMPN 1 Surabaya, di peringkat 4 ada SMPN 1 Lamongan dengan nilai 9,06. Kemudian nomor 5 ditempati. SMPN 1 Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan, dengan nilai 9,05," terang Harun.

Dia mengaku sangat bangga dengan prestasi dalam UN SMP 2013 ini. Harun berulang kali menyebut kata luar biasa saat menyampaikan pengumuman ini.

"Jelas luar biasa, hebat, saya bangga dengan prestasi ini. Tiga sekolah di Jawa Timur masuk dalam 10 besar nasional. Luar biasa," kata Harun.

SMP yang berhasil mencapai nilai rata-rata UN murni tertinggi secara nasional adalah sebagai berikut:
1. SMP Negeri 1 Magelang, Jawa Tengah, dengan nilai rata-rata UN murni mencapai 9,14.
2. SMP Negeri 115 Jakarta Selatan dengan nilai 9,11
3. SMP LabSchool Kebayoran Jakarta Selatan dengan nilai 9,08.
4. SMPN 1 Lamongan, Jawa Timur dengan nilai 9,06.
5. SMPN 1 Tanjungbumi, Jawa Timur dengan nilai 9,05.

6. SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 9,05.
7. SMP Kanisius Jakarta Pusat 9,03.
8. SMP Kristen 2 Penabur 9,01.
9. SMPN 49 Jakarta Timur 8,98.
10. SMPN 1 Surabaya dengan nilai 8,97

Sementara itu secara rata-rata per provinsi, Jawa Timur sendiri juga meraih posisi 5 dalam 10 besar nilai UN tertinggi.

Berikut 10 besar provinsi hasil UN tertinggi tingkat SMP/MTs :

1. DKI Jakarta dengan nilai 7,50
2. Sumatra Utara, dengan nilai 7,10
3. Sumatra Selatan, dengan nilai 6,75
4. Papua Barat, dengan nilai 6,67
5. Jawa Timur, dengan nilai 6,61
6. Kalimantan Tengah, dengan nilai 6,55
7. Bali, dengan nilai 6,45
8. NTB, dengan nilai 6,44
9. Kalimantan Selatan, dengan nilai. 6,42
10. DIY, dengan nilai 6,39. (ran/ipg)

Nilai UN 2013 SMP Tertinggi se-Indonesia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dengan bangga menyebutkan satu persatu nama 12 siswa peserta Ujian Nasional (UN) SMP/MTS tahun 2013 yang meraih nilai UN murni terbaik nasional.

"Di urutan pertama terbaik atas nama Stella Angelina. Siswi SMP Kasih Karunia Provinsi DKI, Kota Jakarta Barat. Nilainya 9.90. Jadi hanya ada satu mapel yang diujikan saja nilainya yang gak sepuluh," kata M Nuh di Kemdikbud, Jumat (31/5).

Urutan kedua tertinggi atas nama Petra Juliana Abigail dari SMP Tarakanita 4 DKI Jakarta, Jakarta Timur dengan nilai 9.90. Diposisi tiga atas nama Anak Agung Ayu Vira Sonia siswi SMPN 1 Denpasar dengan nilai 9.90. (Fat/jpnn)

Berikut urutan 4-12 siswa peraih nilai UN murni tertinggi:

4. Jessica Jane siswi SMP Kristen 1 BPK Penabur, Jakarta Pusat (9.89)

5. Shofia Qurrotu A'Yunin dari MTSN 1 Malang (9.85)

6. Cahaya Carla Bangsawan dari SMPN 2 Bandar Lampung (9.85)

7. Kirana Widiani Lestari dari SMPN 85 DKI, Jakarta Selatan (9.84)

8. Setiati Nur Chasanah dari SMPN 1 Magelang (9.84)

9. Maratus Solichan dari SMPN 1 Salaman, Magelang (9.84)

10. Farrell Gerard Adeovinson Rey dari SMP Masehi Temanggung, Jateng (9.84)

11. Juligo Al Faraby Saragih dari SMP Swasta Al-Muslimin Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut (9.84)

12. Biani Masita Himawan dari SMPN 1 Denpasar (9.84)

Nilai UN 2012 SMP Tertinggi se-Indonesia

Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP telah diumumkan. Ada 15 siswa se-Indonesia yang memperoleh nilai tertinggi bahkan ada memperoleh nilai sempurna yaitu 40,00.

"Dari 3.697.865 siswa setingkat SMP yang lulus 99,57 persen atau 3.681.920 orang dan yang tidak lulus 0,43 persen atau 15.945 orang," kata Menteri Pendidikan M Nuh di Gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (1/6/2012).

Nuh menjelaskan, tingkat kelulusan siswa setingkat SMP meningkat 0,12 persen dibanding tahun lalu. Tahun lalu angka kelulusan siswa setingkat SMP mencapai 99,45 persen.

"Tingkat kelulusan tahun ini 99,57 persen sedangkan untuk tahun lalu 99,45 persen. Jadi kalau dibandingkan ada peningkatan 0,12 persen," katanya.

Nuh mengatakan, siswa yang paling banyak tidak lulus ada di NTT, dengan tingkat ketidaklulusan mencapai 2,45 persen atau 77 siswa dari 950 siswa yang ada di NTT.

"Sedangkan yang paling sedikit tidak lulus ada di DKI Jakarta. Itu yang tidak lulus 1 orang dari 132.328 orang SMP yang ikut ujian," katanya.

Berikut ini adalah 15 siswa yang memperoleh nilai UN SMP tertinggi di seluruh Indonesia:

1. Ni Putu Tamara Bidari Suweta dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN sempurna 40,00.

2. Novia Meizura dari SMPN 49 Jakarta dengan nilai UN 39,80.

3. Amalia Adinugraha Arisakti dari SMPN 5 Semarang dengan nilai UN 39,80.

4. Anggi Indah Safitri dari SMPN 1 Bondowoso dengan nilai UN 39,80.

5. Adella Felita Tantra dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

6. Julia Justina dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

7. Made Surya Dharmawan dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

8. I Putu Arya Aditya Nugraha dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

9. Gede Fajar Satria dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

10. Ketut Nindy Rahayu Sugitha dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

11. Ida Bagus Gde Ananta Mahesvara dari SMPN 1 Denpasar dengan nilai UN 39,80.

12. I Wayan Govinda Gotama Putra dari SMPN 1 Denpasar Bali dengan nilai UN 39,80.

13. I Gusti Ngurah Agung Putra Agniveda dari SMPN 1 Denpasar dengan nilai UN 39,80.

14. Rico Wijaya dari SMPN 1 Denpasar dengan nilai UN 39,80.

15. Adelia Suriyanti dari SMP Kristen Penabur dengan nilai UN 39,80.

Selasa, Mei 28, 2013

Pelajaran buat yang ingin melangkah ke SBMPTN 2013

mung ilustrasi wae
Sebanyak 133.604 siswa dinyatakan lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 di 61 PTN di seluruh nusantara (baca: Cek Hasil SNMPTN 2013 di "Kompas.com"!). Panitia SNMPTN mencatat program studi yang menunjukkan persaingan paling ketat di setiap perguruan tinggi negeri.

Catatan persaingan paling ketat tercatat dalam contoh tabel rasio keketatan yang disampaikan Panitia SNMPTN 2013, Dalam keterangan pers tersebut, Ketua Panitia SNMPTN 2013 Akhmaloka mengatakan, catatan ini menunjukkan fakultas-fakultas yang memiliki banyak peminat.

Berikut catatan keketatan persaingan di program studi di sejumlah PTN dengan format "nama universitas: program studi sainstek (tingkat keketatan dalam persen)/program studi soshum (tingkat keketatan dalam persen)".
Universitas Sumatera Utara: IPA - Ilmu Komputer (1,30)/ IPS - Manajemen (1,69)
Universitas Andalas:             IPA - Sistem Komputer (1,32)/ IPS - Manajemen (1,21)

Universitas Sriwijaya:           IPA - Farmasi (1,15)/ IPS - Pendidikan Guru SD (1,45)

Universitas Indonesia:          IPA - Teknik Komputer (1,31)/ IPS - Ilmu Hubungan Internasional (0,72)

Institut Pertanian Bogor:      IPA - Ilmu Gizi(1,24)/ IPS -
Institut Teknologi Bandung: IPA - Teknik Pertambangan dan Perminyakan (3,15)/ IPS - Sekolah Bisnis dan Manajemen (2,58)

Universitas Padjadjaran:         IPA - Teknik Informatika (0,61)/ IPS - Manajemen (0,80)

Universitas Diponegoro:       IPA - Teknik Informatika (1,33)/ IPS - Manajemen (1,82)

Universitas Gadjah Mada:     IPA - Teknologi Informasi (0,85)/ IPS - Manajemen (0,79)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember: IPA - Teknik Multimedia dan Jaringan (1,29)/ IPS -

Universitas Airlangga:          IPA - Pendidikan Kebidanan (1,06)/ IPS - Ilmu Komunikasi (1,78)

Universitas Brawijaya:         IPA - Ilmu Keperawatan (1,01)/ IPS - Manajemen (1,82)

Universitas Udayana:           IPA - Farmasi (1,47)/ IPS - Hubungan Internasional (2,71)

Universitas Mataram:           IPA - Pendidikan Dokter (1,63)/ IPS - Pendidikan Guru SD(2,33)

Universitas Mulawarman:    IPA - Pendidikan Dokter (2,25)/ IPS - Sastra Inggris (7,59)
Universitas Hasanuddin:     IPA - Teknik Pertambangan (1,03)/ IPS - Manajemen (1,00)

Universitas Sam Ratulangi: IPA - Ilmu Keperawatan (2,87)/ IPS - Ilmu Sejarah (9,09)
Universitas Haluoleo:          IPA - Farmasi (4,76)/ IPS - Pendidikan Guru SD S-1 (9,28)

Universitas Pattimura:         IPA - Pendidikan Dokter (3,98)/ IPS - Akuntansi (13,48)
Universitas Cenderawasih: IPA - Farmasi (4,33)/ IPS - Pendidikan Bahasa Inggris(10,81)

Kelulusan SNMPTN 2013 dibatalkan jika ikut SBMPTN 2013

Panitia Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 memberlakukan peraturan ketat pada para peserta yang dinyatakan lolos seleksi ini. Mereka harus mempertaruhkan kelulusan di jalur seleksi nilai rapor ini jika memutuskan mengikuti seleksi jalur tertulis atau yang dikenal dengan nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), bulan depan.

Ketua Panitia SNMPTN 2013 Akhmaloka mengakui bahwa setiap peserta yang dinyatakan lolos SNMPTN 2013 tetap memiliki hak untuk mengikuti tes lainnya. Apalagi, jika ada siswa yang masih merasa kurang puas karena tidak lulus di pilihan pertamanya di SNMPTN 2013.

"Tapi kalau ikut tes SBMPTN, keterterimaannya di SNMPTN itu digugurkan. Kami coret dari keterterimaannya di SNMPTN," ungkapnya dalam keterangan pers di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (27/5/2013) sore.

Rektor ITB ini mengatakan, sebenarnya dirinya tidak menganjurkan mereka yang sudah lolos SNMPTN untuk ikut lagi dalam seleksi tertulis. Ini semata-mata agar tidak mengurangi peluang siswa-siswa lainnya yang memang tidak lulus seleksi nilai rapor sebelumnya.

Hasil SNMPTN 2013 sudah diumumkan kemarin (baca: Cek Hasil SNMPTN 2013 di "Kompas.com"!). Ada 133.604 siswa yang dnyatakan lolos seleksi nilai rapor ini. Namun, Akhmaloka mengatakan bahwa para peserta yang lolos belum sepenuhnya diterima oleh perguruan tinggi negeri yang bersangkutan.

Para peserta baru dinyatakan diterima jika pihak PTN masing-masing sudah melakukan verifikasi data akademik dan data kemampuan ekonomi siswa yang dinyatakan lolos SNMPTN.

"Kalau dinyatakan lolos verifikasi, baru ditetapkan sebagai yang diterima dan bisa mendafar sebagai mahasiswa baru," tandasnya.

Sementara itu, SBMPTN 2013 atau seleksi tertulis baru akan digelar 18-19 Juni serta 20-21 Juni mendatang. Pendaftarannya sudah dibuka 13 Mei lalu dan akan ditutup 7 Juni mendatang.

Senin, Mei 27, 2013

JAWA TIMUR loloskan SNMPTN 2013 TERBANYAK

Sebanyak 133.604 siswa dari seluruh Indonesia dinyatakan lolos Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah siswa yang paling banyak lolos dalam seleksi yang didasarkan pada nilai rapor ini.
Ketua Panitia SNMPTN Akhmaloka menyampaikan, jumlah siswa dari Jawa Timur yang lolos SNMPTN mencapai lebih dari 20.000 siswa. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers di kampus Institut Teknologi Bandung, Senin (27/5/2013) sore.
Prestasi Jawa Timur ini diikuti oleh Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sementara itu, DKI Jakarta hanya duduk di peringkat kedelapan. Berikut daftar lengkap yang disadur dari tabel yang disajikan panitia dalam keterangan pers di ITB.
> 20.000 Siswa
1. Jawa Timur
10.000-15.000 Siswa
2. Jawa Tengah
3. Jawa Barat
5.000-10.000 Siswa
4. Sumatera Utara
5. Riau
6. Sumatera Barat
7. Sumatera Selatan
8. DKI Jakarta
< 5.000 Siswa
9. Kalimantan Timur
10. Aceh
11. Sulawesi Utara
12. Sulawesi Selatan
13. Bali
14. Sulawesi Tenggara
15. Sulawesi Tengah
16. Lampung
17. Banten
18. Gorontalo
19. Nusa Tenggara Barat
20. Kalimantan Selatan
21. DI Yogyakarta
22. Kalimantan Tengah
23. Jambi
24. Nusa Tenggara Timur
25. Papua
26. Bengkulu
27. Kalimantan Barat
28. Maluku
29. Maluku Utara
30. Kepulauan Riau
31. Papua Barat
32. Kepuauan Bangka Belitung
33. Sulawesi Barat
34. Luar Negeri
35. Kalimantan Utara
Selain jumlah peserta yang lolos dari masing-masing provinsi, panitia juga mengumumkan jumlah peserta yang lolos SNMPTN 2013 berdasarkan beasiswa Bidik Misi. Jawa Timur tetap mencatat angka siswa yang paling banyak lolos di kategori ini, diikuti Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, masing-masing di bawah angka 5.000 peserta.

Rabu, Mei 22, 2013

Pengumuman Hasil UN SMA Jum'at 24 Mei 2013

Pemerintah akan mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMP sederajat sesuai jadwal semula.
Hasil UN SMA akan diumumkan pada hari Jumat, tanggal 24 Mei 2013. Sementara hasil kelulusan UN SMP sederajat pada hari Sabtu, 1 Juni 2013.
Mendikbud Mohammad Nuh beberapa waktu lalu menyatakan optimis pengumuman hasil kelulusan UN yang dikeluarkan oleh Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud tidak tertunda.
Karena imbas dari molornya hal tersebut bisa menyebabkan kekacauan. “Rentetan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga kacau. Orang yang akan melanjutkan ke luar negeri juga akan terkena imbasnya,”katanya.
Memang sejumlah kalangan menguatirkan pengumuman UN tahun ini berimbas dari tertundanya pelaksanaan Un. Seperti diberitakan sebelumnya, penyelenggaraan UN SMA sederajat di 11 provinsi tertunda akibat masalah teknis pengepakan.

Universitas Brawijaya tak AROGAN soal SNMPTN 2013



Universitas Brawijaya (UB) menolak dikatakan arogan ketika menutup pintu bagi pelamar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang memilih UB di pilihan kedua.

Pembantu Rektor I UB, Prof Dr Ir Bambang Suharto mengatakan, hanya mengikuti aturan SNMPTN yang membolehkan kampus untuk menolak para pemilih kedua jika seluruh kursi program studi (prodi) SNMPTN kampus bersangkutan sudah terisi dari para pemilih pertama.

Saat disodorkan kasus ada siswa yang memilih UB sebagai pilihan kedua dengan prestasi mentereng (nilai rapor bagus, berprestasi nasional, nilai ujian nasional tinggi), Bambang tetap tidak akan menerima siswa itu untuk memakai almamater biru.

Menurut Bambang, sebanyak 45.000 siswa yang memilih UB sebagai pilihan pertama sebagian besar merupakan siswa yang berprestasi bagus.

“Nilai rapor dan prestasinya banyak yang berkilau. Kami tidak ragu pada kualitas siswa yang memilih UB sebagai pilihan pertama,” kata Bambang kepada Surya Online,

Bambang membeberkan UB harus membuang banyak siswa pemilih UB di peringkat pertama yang berkualitas di banyak program studi (prodi).

“Jadi kalau dikatakan UB arogan itu sama sekali tidak benar, karena patokan kami tetap kualitas akademik. Justru kami menghargai siswa yang memilih UB di pilihan pertama, karena itu artinya mereka memandang UB sebagai kampus utama mereka,” urainya

Rabu, Mei 15, 2013

Nasib UN SMP dan SMA tahun depan ditentukan September 2013



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menentukan nasib pelaksanaan ujian nasional (UN) melalui konvensi nasional yang akan digelar pada September.
"Jadi, nasib ujian nasional akan ditentukan nanti melalui konvensi. Tidak setiap tahun selalu saja ramai mempermasalahkan ujian nasional, bisa habis energinya," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh usai memaparkan Pengembangan Kurikulum 2013 di Yogyakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (15/5/2013).
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei, disebutkan bahwa pemerintah menugaskan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) adalah penyelenggara Ujian Nasional di tingkat pendidikan dasar dan menengah dikecualikan untuk jenjang SD/MI/SDLB atau sekolah sederajat lainnya.
"Perlu pencermatan dalam mengartikan kalimat di peraturan tersebut. Memang ada pengecualian, tetapi bisa saja bukan BSNP yang menyelenggarakan ujian nasional," ucapnya.
Seperti saat ini, lanjut M. Nuh, ujian nasional di tingkat SD/MI/SDLB atau sederajat lebih banyak dilakukan dengan pengembangan soal oleh daerah berdasar kisi-kisi yang ditetapkan, yaitu 75 persen soal dari daerah dan 25 persen dari pusat.
"Karenanya, nasib UN tunggu saja nanti hasil konvensi nasional. Jika dihapus, maka apa gantinya. Atau jika dipertahankan, bagaimana pelaksanaannya," ujarnya.

Tahun 2014 resmi UN ditiadakan

Mulai tahun ajaran 2013/2014, ujian nasional sekolah dasar (SD) resmi ditiadakan. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia pada pekan lalu.

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ibrahim Bafadal mengatakan, meski UN ini ditiadakan, bukan berarti tidak ada alat evaluasi bagi anak-anak yang duduk di bangku SD ini untuk ke jenjang selanjutnya.

"Benar ada PP tersebut. Tapi bukan berarti UN hilang lalu tidak ada ujian sama sekali. Bukan seperti itu," kata Ibrahim kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2013).

Dengan demikian, mulai tahun depan anak-anak SD tidak lagi akan direpotkan dengan UN. Namun, UN jenjang SMP dan SMA tetap akan ada seperti biasa. Penghapusan ini ada kaitannya dengan program wajib belajar 9 tahun dan kurikulum 2013 yang akan segera diterapkan pada pertengahan Juli ini.

Kendati demikian, Ibrahim menjelaskan bahwa format evaluasinya nanti bisa dikerjakan oleh daerah. Yang pasti penghapusan UN ini tidak akan menghilangkan sistem evaluasi pada jenjang pendidikan dasar tersebut. Pasalnya, di tiap jenjang pendidikan memang harus terdapat sistem evaluasi.

satu kursi di rebut 28 siswa di Jurusan Teknik Informatika ITS



Jurusan Transportasi Laut ITS ternyata paling sepi peminat. "Tapi, pendaftar pada jurusan itu masih harus bersaing dengan daya saing yang hanya 1:2 atau dua orang memperebutkan satu kursi. Jadi, persaingan tidak ketat," kata anggota Humas SNMPTN dari ITS Dr Ismaini Zain di Surabaya, 

"Jurusan Teknik Informatika sebagai pilihan favorit dengan 2.862 peminat, padahal daya tampung (kuota) pada jurusan itu 100 orang. Jadi, satu kursi akan diperebutkan 28 anak," katanya.

Untuk peringkat kedua jurusan favorit adalah Teknik Mesin dengan 1.633 pendaftar dan peringkat ketiga adalah Teknik Industri dengan 1.468 pendaftar.

Sedang siswa pendaftar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang ditutup pada Senin malam (11/3/2013) meningkat drastis dibandingkan dengan pendaftar ITS pada tahun sebelumnya.

"Hingga Senin pukul 16.05 WIB tercatat pendaftar ITS sebanyak 24.770 orang, padahal pendaftar tahun lalu hanya mencapai 10.446 pendaftar," kata Ismaini Zain.

Dari jumlah itu, katanya, tercatat 24.488 pendaftar yang sudah menjalani proses finalisasi persyaratan, namun hanya 24.405 pendaftar yang direkomendasi untuk mengikuti proses pengecekan kelengkapan persyaratan SNMPTN 2013 akan dilakukan hingga 27 Mei.

Ismaini yang juga Kepala Badan Administrasi Akademik dan Keuangan (BAAK) ITS itu menjelaskan, ITS menerima 1.736 mahasiswa atau 50 persen dari jalur SNMPTN 2013, sedangkan tahun lalu hanya 700 mahasiswa yang diterima.