Laman

ucapan

Sabtu, September 29, 2012

Biaya kuliah terstandar

JAKARTA, KOMPAS.com 
Jumat, 28 September 2012
 
Keterjangkauan biaya kuliah yang diharapkan pemerintah akan dimulai pada tahun ajaran 2013/2014 yang didukung perguruan tinggi negeri.
Namun, perguruan tinggi negeri (PTN) meminta komitmen pemerintah untuk memberikan anggaran memadai guna menjamin kualitas layanan pendidikan tinggi bagi masyarakat.
"Tentu saja keinginan baik pemerintah supaya biaya kuliah terjangkau masyarakat kami dukung. Namun, kebijakan tersebut harus menguntungkan semua pihak, baik pemerintah, mahasiswa, maupun perguruan tinggi," kata Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (28/9/2012).
Hal senada disampaikan Idrus Paturusi, Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar. "Jika pemerintah memang berkomiten akan memberlakukan biaya kuliah yang terjangkau, nantinya program studi yang selama ini dikeluhkan mahal juga akan terbantu," kata Idrus.
Menurut Idrus, yang juga Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, saat ini pihak kampus sudah diminta untuk menghitung satuan biaya masing-masing program studi (prodi). Dari penghitungan tersebut, nanti akan ditetapkan berapa biaya yang bisa dipungut dari mahasiswa. Jika masih ada kekurangan, pemerintah akan menyubsidi ke kampus lewat bantuan operasional PTN (BOPTN).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, tim Kemdikbud sedang menyusun standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi. Pemerintah menetapkan plafon maksimal yang boleh dipungut dari mahasiswa dan diberlakukan pada 2013.
Standar pembiayaan yang harus dipublikasikan kepada masyarakat tersebut ditargetkan selesai Februari 2013. Dengan demikian, pada tahun ajaran baru mahasiswa membayar SPP tunggal sesuai standar pembiayaan yang sudah ditetapkan pemerintah.
Djoko Santoso, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud mengatakan, pemerintah memberikan subsidi kepada PTN yang berstatus badan hukum yang merupakan eks PTN Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Dengan demikian, PTN yang termasuk favorit dan diburu masyarakat ini juga akan menerapkan biaya sesuai standar pembiayaan yang ada.

Senin, September 24, 2012

kisi kisi ujian nasional 2013

Jalan akan semakin terang n arah semakin jelas
tinggal kita bisa menyiasati dan melesat untuk bergerak mencapai target plus sasaran......
Begitulah kira-kira ungkapan kepada peserta didik kita,
bagaimana tidak demikian .....sebentar lagi diperkirakan bulan Oktober 2013
kisi-kisi unas atau ujian nasional segera diterbitkan.
Kita simak ulasan yang ada di media masa berikut ....




JAKARTA, KOMPAS.com.
Penulis : Indra Akuntono 
Minggu, 16 September 2012
 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merencanakan sosialisasi kisi-kisi Ujian Nasional (UN) 2013 pada bulan depan. Saat ini, Kemendikbud tengah mematangkan konsep kisi-kisi tersebut untuk kemudian dikoordinasikan bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Kepala Badan Penelitian dan Pemgembangan Kemendikbud, Chairil Anwar Notodiputro mengatakan, kebijakan  untuk menerapkan 20 paket soal pada UN mendatang menuntut pihaknya melakukan pesiapan yang lebih matang, diawali dengan penyusunan kisi-kisi supaya bisa segera disosialisasikan.
"Dengan adanya 20 variasi soal memang perlu persiapan lebih, terutama kisi-kisi soal yang diujikan. Tahun lalu November akhir, tahun ini kami targetkan Oktober kisi-kisi sudah bisa dipelajari siswa," kata Chairil kepada Kompas.com, Sabtu (15/9/2012)
Akan tetapi, kata dia, sosialisasi baru bisa dilakukan setelah BSNP memberi "restu" untuk melansir kisi-kisi UN tersebut. Karena secara teknis, Kemendikbud hanya berwenang memberikan konsep atau draf kisi-kisi UN, langkah selanjutnya menjadi wewenang penuh BSNP sebagai badan yang bertanggungjawab besar pada UN.
"Balitbang Kemendikbud harus berkoordinasi dengan BSNP untuk mensosialisasikan kisi-kisi UN. Jika BSNP oke, maka itu akan langsung dibagikan ke masyarakat melalui website," pungkasnya.

Sesuai kisi-kisi
Sementara itu, Chairil juga mengatakan bahwa pembuatan soal-soal UN 2013 akan merujuk pada kisi-kisi yang bakal disosialisasikan. Dia mengatakan, rancangan ini bertujuan agar tercipta kesinambungan antara kisi-kisi UN dengan soal yang akan diujikan. Dengan demukian, para peserta UN tak akan kaget saat menghadapi ujian.
"Kisi-kisi menjadi dasar untuk pembuatan soal, supaya ada kesinambungan antara materi yang dipelajari dengan soal ujian," tuturnya.Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk menggunakan 20 jenis soal pada pelaksanaan UN 2013. Hal itu dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kredibilitas UN, sejalan dengan upaya menekan praktik kecurangan pada hajat tahunan itu, selain agar sesuai dengan rencana mengintegrasikan hasil UN sebagai tiket masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Minggu, September 23, 2012

Tryout Perdana SSC Kediri

Tryout Perdana SSC Kediri tahun ajaran 2012-2013
Jenjang SMA - XII IPA & IPS.
Dengan materi Bab yang telah diajarkan di kelas.
Untuk Matematika IPA :
Integral dan Program Linear
Untuk Matematika IPS :
Integral dan Program Linear

Rabu, September 19, 2012

Penambahan jam di sekolah

ILUSTRASI01
JAKARTA, KOMPAS.com
Penulis : Indra Akuntono
Rabu, 19 September 2012 | 12:32 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh menyampaikan, rencana pihaknya untuk menambah jam belajar di sekolah dilandaskan pada perlunya memproteksi para siswa dari lingkungan negatif di luar sekolah. Nuh beralasan nilai sosial yang berubah sehingga menuntut adanya perubahan di dunia pendidikan.
"Alasannya jelas karena ada perubahan sosial. Daripada lebih banyak di luar sekolah dan tercemar hal negatif, lebih baik kita perpanjang waktu di sekolahnya," kata Nuh seusai membuka Indonesian Science Festival (ISF), di Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2012).
Diakui Nuh, berdasarkan hasil kaji ulang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), efektivitas pembelajaran di sekolah masih sangat kurang, meskipun di lain sisi Pendidikan Menengah Universal (PMU) telah mulai dilaksanakan di pertangahan tahun ini.


ILUSTRASI02
"Sekarang ini, berapa lama anak anak-anak ada di sekolah, enam sampai delapan jam. Tapi untuk apa kalau efektivitasnya belum memuaskan, maka kita tambah waktu di sekolahnya," pungkas Nuh.
Untuk diketahui, rencana pemerintah untuk menambah waktu anak-anak di sekolah menuai berbagai tanggapan.


ILUSTRASI03
Kebijakan menambah jam di sekolah ini berlaku untuk semua siswa di jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah.
Saat ini, rencana itu masih terus dimatangkan oleh Kemdikbud selaras dengan pematangan kurikulum nasional yang baru dan akan mulai berlaku di tahun ajaran 2013-2014.

Kamis, September 13, 2012

Tahun Depan, 90 Persen Seleksi Masuk PTN Lewat Jalur Undangan

Senin, 10 September 2012 | 19:14 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) secara nasional mulai tahun 2013 diutamakan lewat jalur undangan. Sebanyak 90 persen kursi di PTN diperbeutkan lewat seleksi nasional jalur undangan yang terbuka bagi semua siswa kelas 3 di jenjang pendidikan menengah.

"Untuk tahun depan, penerimaan mahasiswa baru yang seleksi nasional mencapai 90 persen. Kuota itu ditujukan untuk siswa yang berada di kelas tiga SMA/SMK atau sederajat pada tahun 2013. Adapun siswa yang lulus tahun lalu bisa ikut lewat ujian tulis yang jatahnya 10 persen," kata Idrus Paturusi, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, Senin (10/9/2012).

Menurut Idrus yang juga Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar, pada awalnya penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) hendak diubah seluruhnya lewat jalur undangan saja. Penerimaan mahasiswa baru dengan mempertimbangkan nilai raport selama belajar di pendidikan menengah dan nilai ujian nasional (UN).
 "Namun, ada masukan supaya tetap ada kesempatan bagi lulusan tahun lalu yang mau ikut ujian lagi. Mereka bisa lewat ujian tulis yang diselenggarakan tiap PTN," ujar Idrus.

Bobot UN 
Dengan berubahnya sebagian besar penerimaan mahasiswa baru PTN lewat jalur undangan, pendaftaran menjadi terbuka buat semua siswa kelas 3 di jenjang pendidikan menengah. Sebelumnya, seleksi nasional lewat jalur undangan dikhususkan bagi siswa berprestasi yang direkomendasikan tiap sekolah, yang jumlahnya bergantung pada akreditasi sekolah.
Selain pendaftaran terbuka bagi semua siswa, biaya pendaftaran pun ditanggung pemerintah. Perubahan ini sejalan dengan ketentuan pada pasal 73 ayat 1 dan 2 Undang-undang No 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.
Pada pasal itu disebutkan bahwa penerimaan mahasiwa baru PTN dapat lewat pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional dan bentuk lain. Pemerintah menanggung biaya calon mahasiswa yang akan mengikuti pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan beban masyarakat untuk pendaftaran ujian masuk PTN selama ini cukup tinggi. Selain itu, di tingkat akhir siswa SMA/SMK juga menjadi stress karena dibebani UN dan berbagai tes masuk ke PT.
"Pemerintah memikirkan supaya ada satu cara penerimaan yang bisa berlaku untuk semuanya. Biaya pendafataran yang ditanggung masyarakat akan ditanggung pemerintah," kata Nuh.

Soal UN 2013 Akan Diubah



Kamis, 13 September 2012 | 09:06 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Materi soal ujian nasional jenjang SMA/MA/SMK pada 2013 direncanakan berubah. Hal itu untuk mengikuti keinginan pemerintah mengintegrasikan hasil ujian nasional untuk seleksi masuk calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri lewat jalur undangan.

Nantinya soal ujian nasional (UN) SMA/MA/SMK didesain untuk mengukur prestasi siswa di jenjang akhir pendidikan menengah sekaligus memprediksi potensi siswa di perguruan tinggi. Akhir September 2012, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) ditargetkan punya format yang akan dibahas bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia.

”Pemerintah dan BSNP akan segera rapat membahas integrasi UN SMA/MA/SMK dengan seleksi perguruan tinggi. Kemungkinan ada perubahan soal UN yang sekaligus bisa untuk seleksi PTN,” kata Djemari Mardapi, anggota BSNP, di Jakarta, Rabu (12/9/2012).

Menurut dia, pengintegrasian UN dengan seleksi masuk PTN selama ini masih pro-kontra. Sebab, UN untuk mengukur prestasi siswa di sekolah, sedangkan seleksi PTN memprediksi potensi akademik dan keberhasilan calon mahasiswa selama kuliah.

”Kami sedang mencoba untuk mengintegrasikan kebutuhan mengevaluasi prestasi dan prediksi lewat pelaksanaan UN,” kata Djemari.

Jika terlaksana, anggaran pelaksanaan UN dan seleksi masuk PTN yang besar bisa diefektifkan. Namun, mutunya tetap sesuai kebutuhan dengan yang diinginkan pemerintah dan PTN.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pemanfaatan hasil UN SMA/MA/SMK untuk masuk PT, khususnya PTN, harus dilaksanakan. Selama ini, hasil UN pada jenjang SD/MI dipakai dalam seleksi masuk SMP/MTs, sedangkan hasil UN SMP/MTs untuk SMA/MA/SMK. Namun, hasil UN SMA sederajat belum sepenuhnya diakui PTN karena dinilai belum valid akibat tingginya dugaan kecurangan.

”Kalau integrasi hasil UN ke seleksi masuk PTN terlaksana, beban siswa berkurang. Tidak hanya meringankan biaya, tetapi siswa tidak stres karena konsentrasi di UN sudah bisa dipakai untuk seleksi di PTN,” ujar Nuh.

Sementara itu, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia Idrus Paturusi mengatakan, wacana integrasi hasil UN untuk seleksi PTN mulai diterima kalangan PTN. Namun, formatnya masih perlu dibahas.

”Bisa jadi dengan bobot persentase nilai UN dan nilai rapor,” kata Idrus, yang juga Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar.

Kecurangan UN

Terkait dengan kecurangan UN, Nuh menjelaskan, pemerintah berupaya lebih untuk meminimalkan hal itu tahun depan. Caranya, membuat soal dalam 20 variasi atau lebih.

Ada juga rencana pemerintah menaikkan standar minimal kelulusan UN tahun 2013. Apalagi, kelulusan UN sudah mencapai 99 persen lebih. (ELN)

Jumat, September 07, 2012

REUNI SMA HANGTUAH SURABAYA - LINTAS ANGKATAN


>Monggo poro konco
PRO AKTIF
mendaftar secara online di
alamat yang tertera di foto ini


>Masukkan nama pribadi Anda secara lengkap
dan juga pro aktif mendaftarkan TEMAN2 sesama
Alumni SMAHASA......
karena masih banyak dari teman2 kita yang Masih belum
bisa menggunakan Jasa onLine ini

> Saya pribadi sanggup dimintai Tolong
dengan cara menuliskan data2 lengkap (spt yg difoto)
trus Inbox ke FB aq or SMS ke 085655643455.

> Tetap semangat Prens.......n Dukung Terwujudnya & terlaksananya REUNI AKBAR dengan PROAKTIF , POSITIF THinking LAN KerjaNYAta

thx : Salam sukses Mulia....
INI TAMPILANE PRENS http://putihabuabu.weebly.com/formulir-online-pendaftaran-reuni.html